Ini Madu Asli atau Campuran?

12 06 2011

Madu memiliki banyak khasiat yang dipercaya bermanfaat untuk kesehatah tubuh. Dengan alasan ini, banyak orang berlomba-lomba untuk mendapatkan madu. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang bertangan jahil untuk mencurangi konsumen. Mungkin sebagian dari anda  tidak asing mendengar prase “madu campuran/ madu palsu. Inilah trik yang dilakukan para pedagang licik untuk menipu konsumen, yaitu dengan mencampur madu asli dengan air, gula, perasa,pewarna.

Berikut ini, tips-tips yang dapat anda pelajari dan praktekkan untuk membedakan madu asli dan madu campuran:

1.Perhatikan tanggal kadaluarsa dalam kemasan botol madu. Bila ada  tanggal kadaluarsa, ini berarti madu campuran. Perlu anda ketahui madu asli tidak ada tanggal kadaluarsa.

2. Coba simpan madu dalam kulkas.  Madu asli tidak akan membeku.

3. Coba anda bolak-balikkan kemasan botol madu yang masih penuh atau belum dilepas segelnya. Bolak-balikkan botol madu tersebut ke atas – ke bawah, apabila anda melihat gelombang lonjong (ketika di bolak-balikkan) yang begerak ke atas dengan sangat lambat, ini berarti madu anda asli.

4. Teteskan madu ke atas piring kecil yang telah diisi air (sedikit), lalu goncang piringnya ke kiri-ke kanan dengan perlahan. apabila muncul bentuk segi enam atau sarang lebah di atas madu  tersebut maka perhatikan berapa lama ia bertahan. Makin lama bentuk sarang lebah bertahan, berarti ini madu asli. semakin singkat ia bertahan, berarti ini madu palsu.

5. Masih dengan    piring kecil yang telah diisi air (sedikit). Teteskan madu di atas piring tersebut (piring jangan di goncang, diamkan saja piringnya) lalu perhatikan apa yang terjadi. Apabila madu bercampur denga air alias air menjadi keruh berarti madu anda palsu. Madu yang asli tidak akan membuat air tersebut menjadi keruh.

6. Lihat semut yang menghampiri madu anda. Madu asli kemungkinan kecil akan didatangi semut, karena molekulnya tidak terpecah alias kental sehingga semut sulit mendeteksi manis. Madu campuran tentu akan encer bukan? Dengan demikian, molekulnya akan terpecah sehingga semut mudah mendeteksi manis. Singkat kata, kemungkina besar semut berbondong-bondong mendatangi madu anda.

inilah cara manual yang tingkat kebenarannya 100% atau mendekati 100%. Cara manual lainnya seperti telur bisa matang bila dicampur madu asli, madu asli dapat menyala ketika dibakar dengan korek api,  madu asli tidak rembes ketika diteteskan pada kertas koran, dan sebagainya. Pengujian tersebut sebenarnya tidak seratus persen benar.

Apabila ingin lebih akurat, membutuhkan biaya besar karena di uji dalam laboratorium yang membutuhkan peralatan canggih yang harganya tidak murah. Bagaimana ?Anda berani?🙂

dari berbagai sumber


Aksi

Information

3 responses

23 04 2012
reni

jika mau tahu asli atau bukan cek aj ada label SNI tidak.insya Alloh jika ada label SNI nya madu itu sudah masuk uji lab.thanks

9 05 2012
iriansar

ok. makasih infonya

21 02 2013
Deden Firmansyah

Jika dilihat dari kekentalan madu pasti akan mudah tapi itu tidak mejamin asli atau palsu madu, kekentalan madu tergantung dari kadar air dari madu tersebut. kadar air madu yang di produksi di indonesia sangat berbeda dengan yang di produksi di negara timur tengah sana…
Karena negara kita adalah negara tropis yang kelembaban udaranya cukup tinggi, karena itu standard nya pun berbeda jika standard internasional untuk kadar air <18 % tapi klo SNI < 22-24%, sehingga madu kita sangat susah untuk di eksport
Menurut saya untuk point 2,4,5,6 dan cara manual lainnya yang di sampaikan diatas itu semua tergantung dari kadar air. Point 3 tentang adanya filamen/garis emas yang membentuk segienam, ini adalah salah satu bentuk kebesaran Allah, yang bisa dijadikan acuan asli atau palsunya madu.
Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: